Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat Pulau Untung Jawa Melalui Edukasi HIV/AIDS, TBC, dan Stunting

Direktur Eksekutif YKB Ibu Dra Mundi Mahaswiati, S.H, M.M menyampaikan materi terkait TBC
Direktur Eksekutif YKB Ibu Dra Mundi Mahaswiati, S.H, M.M menyampaikan materi terkait TBC

Edukasi HIV/AIDS, TBC dan Stunting untuk masyarakat Kepulauan Seribu

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Pertamina Nusantara Regas dan Yayasan Kusuma Buana melaksanakan kegiatan Edukasi HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Stunting yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Gedung Serbaguna Pulau Untung Jawa dibuka oleh  Bapak Lurah setempat. Selanjutnya materi terkait HIV disampaikan oleh Siti Hadiyati, S.K.M. Ibu Dra. Mundi Mahaswiati, S.H, M.M sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Kusuma Buana juga memberikan materi terkait TBC. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Kelurahan Pulau Untung Jawa yang juga memberikan materi terkait Stunting. Program ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, TBC, dan stunting, khususnya di wilayah kepulauan.

Masyarakat mendapatkan edukasi HIV/AIDS, TBC dan Stunting

Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait HIV/AIDS, TBC, dan stunting, serta mendorong penyebarluasan informasi kesehatan yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua, khususnya yang memiliki balita, mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang sejak dini.

Selain edukasi, kegiatan ini menyediakan layanan tes HIV sebagai langkah deteksi dini, sehingga masyarakat dapat mengetahui status kesehatannya secara langsung.

Kegiatan edukasi diikuti oleh 46 peserta yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat. Mengingat keterbatasan akses informasi kesehatan di wilayah kepulauan, Pertamina Nusantara Regas berkolaborasi dengan Puskesmas setempat agar materi yang disampaikan relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan

  • Penyuluhan mengenai HIV/AIDS, TBC, dan stunting
  • Pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta
  • Layanan pemeriksaan kesehatan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta tes HIV
  • Distribusi 30 paket makanan tambahan bagi ibu yang membawa balita sebagai upaya pencegahan stunting

Ke depan, kegiatan edukasi direncanakan dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, yang tercermin dari hasil evaluasi peningkatan pengetahuan. Nilai post-test menunjukkan kenaikan sebesar 15,2 poin atau sekitar 26%. Kenaikan nilai postest dibandingkan dengan pre-test, menandakan meningkatnya pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi serta kesediaan mengikuti tes HIV, termasuk dari kalangan pemuda dan pemudi. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa edukasi kesehatan merupakan pendekatan yang efektif untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat disebarluaskan kembali kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Adapun tantangan yang dihadapi antara lain perbedaan jumlah peserta pada saat pre-test dan post-test akibat keterbatasan waktu peserta, serta kendala logistik dan cuaca karena lokasi kegiatan berada di wilayah kepulauan.

 

Penyerahan bantuan gizi seimbang

Penyerahan bantuan untuk balita

Pertamina Nusantara Regas juga menyerahkan 30 paket makanan tambahan bagi ibu yang membawa balita sebagai upaya pencegahan stunting.

Untuk meningkatkan keberlanjutan dan dampak program, beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan ke depan antara lain:

  • Pelaksanaan edukasi kesehatan secara rutin dan terjadwal oleh Puskesmas
  • Pelibatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kepulauan Seribu
  • Penggunaan metode edukasi yang lebih partisipatif dan melibatkan peran aktif masyarakat

Melalui program ini, Pertamina Nusantara Regas berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan.

 

Publikasi Lainnya

Anggota CoP Awarenest EMpower Mengikuti Kegiatan GMHAF 2026
YKB di Global Mental Health Advocacy Forum 2026
Perempuan dengan HIV, Ayu Oktariani.
Ayu Oktariani: Ibu HIV, dan Cinta Tanpa Stigma
dr. Adhi Sebagai Narasumber Capacity Building Kesehatan Mental remaja bagi Staf YKB
Tingkatkan Kapasitas Staf soal Kesehatan Mental Remaja